Home
LOGIN
Nama :
P a s s:

Calendar
Arsip
 
Update 27 May 11
Pengawasan Kosmetik Ditingkatkan Setelah Harmonisasi ASEAN

Jakarta, (Analisa) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meningkatkan pengawasan peredaran produk kosmetik untuk menghadang masuknya produk yang tidak memenuhi standar ke pasar dalam negeri setelah pelaksanaan harmonisasi regulasi kosmetik ASEAN.

"Ini bertujuan supaya konsumen tidak dirugikan dan kami berupaya meningkatkan pengawasan 'post market'," kata Kepala BPOM Kustantinah di sela rapat kerja Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi (PPA) Kosmetika Indonesia di Jakarta, Rabu (25/5).

Semua itu dilakukan setelah harmonisasi ASEAN sistem berubah. Tadinya produk dinilai sebelum diedarkan, sekarang yang berlaku notifikasi, hanya pemberitahuan, tidak ada evaluasi keamanan, manfaat dan khasiat lebih jauh. Peningkatan pengawasan, menurut dia, antara lain dilakukan dengan menggandakan sampel pemeriksaan produk yang beredar di pasar dalam negeri.
Ia mengatakan sebelumnya BPOM hanya memeriksa 12 ribu item produk kosmetik di pasaran namun tahun ini memperbanyak jumlah sampel yang diperiksa hingga 2,5 kali lipat menjadi 30 ribu item produk kosmetik.

Dengan demikian, ia menjelaskan, kendati proses notifikasi bisa dilakukan melalui jaringan internet tanpa didahului penilaian kualitas dan keamanan, produk yang tidak memenuhi kualifikasi sesuai standar akan terhadang masuk melalui pengawasan barang beredar.

"Jadi kalau misalnya waktu mengajukan notifikasi ada produsen yang menyatakan produknya tidak mengandung bahan berbahaya tapi dalam pengujian 'post market' bahan itu ditemukan kami akan mencabut notifikasi dan barang akan dimusnahkan. Tapi sampai sekarang itu belum terjadi," katanya.

Ia menambahkan saat ini ada 55 ribu item produk kosmetik yang terdaftar di BPOM dan sekitar 20 ribu diantaranya terdaftar melalui proses notifikasi dalam jaringan (daring) sejak pelaksanaan harmonisasi regulasi kosmetik ASEAN pada 1 Januari 2011.

Lebih lanjut dia menjelaskan pula bahwa informasi mengenai peredaran produk yang tak memenuhi standar "ASEAN Cosmetic Directive" di salah satu negara ASEAN akan langsung masuk ke sistem jaringan informasi bersama "ASEAN Post Market Allert" yang bisa diakses semua negara anggota perhimpunan. (Ant)

Sumber :  HARIAN Analisa

Copyright © ppakosmetika.com

Sekretariat :
Graha Mustika Ratu Lt. PH
Jl Jend. Gatot Subroto Kav. 74-74 Jakarta 12870
Telp : 021-8306785-59, fax. 021-83706085, 021-8306760